Fakta Menarik Nasi Shirataki

Fakta Menarik Nasi Shirataki

Fakta Menarik Nasi Shirataki Untuk Diet, Membuat Wanita Jepang Langsing

Fakta menarik nasi shirataki pada dasarnya, kelebihan berat badan terjadi akibat terlalu banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sementara kalori yang dikeluarkan tidak sebanding dengan yang masuk, sehingga kalori tersebut menumpuk dan berubah menjadi lemak.

Pada akhirnya lemaklah yang membuat perut Anda buncit dan ukuran paha serta lengan bertambah besar. Pada dasarnya, kelebihan berat badan terjadi akibat terlalu banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sementara kalori yang dikeluarkan tidak sebanding dengan yang masuk, sehingga kalori tersebut menumpuk dan berubah menjadi lemak. Pada akhirnya lemaklah yang membuat perut Anda buncit dan ukuran paha serta lengan bertambah besar.

Meski Anda sangat ingin mendapatkan berat badan yang ideal, sebaiknya Anda pilih-pilih diet yang tidak membahayakan kesehatan. Tidak sulit kok untuk menerapkan diet sehat alami, sebab pada dasarnya semua orang – mau yang kelebihan berat badan atau tidak – harus melakukan diet ini agar terhindar dari berbagai penyakit kronis di kemudian. Lalu, bagaimana cara diet sehat alami?

Sah-sah saja untuk mulai berdiet jika Anda mau punya berat badan ideal. Namun, Anda harus pintar-pintar membuat strateginya agar rencana diet sehat berjalan mulus tanpa hambatan. Alih-alih berat badan turun, angka di timbangan malah akan melonjak drastis jika salah strategi.

Menu diet sehat berfungsi untuk mengatur berat badan Anda agar bisa sesuai dengan yang Anda harapkan. Selain itu, mengonsumsi menu makanan berikut ini juga bisa meningkatkan kesehatan. Jadi, Anda tak akan mudah sakit.

Menghitung jumlah kalori yang masuk ke tubuh tiap hari merupakan hal yang harus Anda perhatikan. Saat ingin menurunkan berat badan, usahkan untuk mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada kalori yang bisa Anda bakar.

Cara diet sehat alami yang pertama adalah dengan memilih makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Ya, pemilihan asupan makanan yang tepat memegang peran penting untuk kesuksesan program diet Anda.

Cara diet sehat ini dapat Anda lakukan dengan menghindari makanan yang berlemak serta mengandung gula tinggi. Makanan dengan gula tinggi memiliki nilai kalori yang tinggi pula sehingga buruk bagi tubuh. Selain itu, hindari pula makanan kemasan serta gorengan karena makanan seperti itu hanya akan menggagalkan diet sehat Anda saja.

Sebaliknya, kalau Anda mau menjalani diet sehat alami, perbanyak konsumsi buah dan sayur. Tetapi, bukan berarti Anda menghindari makan nasi atau makan lauk-pauk ya. Semua makanan itu tetap kok diperlukan bagi tubuh, namun Anda harus mengatur porsinya dengan baik.

Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, makan belum terasa kenyang kalau nggak kemasukan nasi. Padahal bagi pelaku diet atau mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu, mengonsumsi nasi putih justru tak disarankan karena kalorinya yang cukup tinggi. Alternatifnya, kamu dapat mengonsumsi nasi shirataki. Konon nasi yang berasal dari negeri Sakura ini aman dikonsumsi penderita diabetes hingga bisa menurunkan berat badan.

Meski sudah banyak orang yang mengonsumsi, belum banyak yang tahu betul apa itu nasi shirataki. Untuk itu, kami Tips beberkan fakta menarik dari nasi shirataki terbuat dari apa hingga bagaimana cara benar memasaknya.

Apa sih nasi shirataki ini? Kok bisa sampai sebegitu hits dan dibilang ampuh menurunkan berat badan?

Nasi shirataki adalah nasi (lebih tepatnya beras) yang terbuat dari akar konnyaku alias konjac. Konjac sendiri merupakan tanaman iles-iles berupa umbi yang banyak ditemui di tengah hutan. Menurut pakar kuliner, almarhum Bondan Winarno, dalam laman Wolipop, umbi ini kerap dikonsumsi sebagai pengganti nasi di masa penjajahan dulu.

Di Jepang sendiri, ada dua jenis shirataki yang biasa diolah, yakni berbentuk mi mirip bihun serta beras yang kalau dimasak jadi nasi shirataki. Belakangan ini, nasi shirataki tengah populer di Indonesia untuk menggantikan peran nasi putih dalam proses penurunan berat badan.

Nasi shirataki terbuat dari umbi yang mengandung serat glucomannan. Dalam serat ini terdapat 16 asam amino, vitamin dan mineral aktif seperti zat besi, potasium, fosfor, selenium, dan kalsium yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Menurut data nutrisi dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), dalam 100 gram nasi shirataki hanya terkandung karbohidrat sebanyak 1,18 gram saja. Kalau begitu, nasi shirataki berapa kalori? Mengutip laman Sehatq, nasi shirataki ternyata tak memiliki kalori sama sekali, alias nol kalori. Bahkan kandungan gulanya pun sangat rendah, sehingga nasi shirataki untuk diabetes sudah pasti aman.

Kalau merujuk dari data nutrisi di atas, bisa disimpulkan bahwa nasi shirataki lebih unggul daripada nasi merah. Menurut beberapa review nasi shirataki yang bisa ditemukan di internet, rasanya juga lebih enak, nggak hambar kayak nasi merah. Cuma ya, harga nasi shirataki memang lebih mahal. Kalau kamu mengecek ‘nasi shirataki Shopee’, kamu bisa lihat bahwa harga nasi shirataki per kg bisa mencapai 200 ribu. Jauh lebih mahal dari nasi putih dan nasi merah biasa, kan?

Sama dengan mengonsumsi nasi lainnya, makanlah nasi shirataki secukupnya dan jangan sampai kekenyangan biar nggak begah atau mual. Baiknya tetap konsumsi nasi shirataki dengan lauk lain supaya tubuh nggak lemas dan gizi pun tercukupi. Imbangi dengan mengonsumi buah, sayur, dan sumber serat lain seperti kacang-kacangan dan biji-bijian kalau pengin dietmu segera berhasil.

Nasi shirataki sendiri dibuat dari tepung yang bernama konnyaku dan konjac. Nah, tepung konnyaku ini sering juga disebut sebagai glucomannan.

Nah, tepung konnyaku dan konjac ini memang enggak punya karbohidrat dari awalnya, sehingga menjadikan nasi shirataki memang enggak punya kalori, lemak, dan karbohidrat!

Nasi shirataki ini dikenal enggak punya kalori, karbohidrat, hingga lemak, sehingga sering banget dimakan sama cewek Jepang untuk menjaga berat badan biar tetap langsing.

Seseorang yang rutin mengonsumsi nasi shirataki halal dalam kurun waktu tertentu, perlahan-lahan dapat mengembalikan kadar gula, insulin, dan juga kolesterolnya ke angka normal. Mengutip laman Dokter Sehat, sebuah penelitian mengungkap kalau kandungan glucomannan dalam nasi shirataki dapat menurunkan kadar kolesterol LDL sampai 16 mg/dL dan trigliserida hingga 11 mg/dL.

Bagi penderita diabetes tipe 2, konsumsi nasi shirataki dalam tiga minggu dapat mengurangi fruktosamin secara signifikan yang merupakan penanda kadar gula darah. Selain itu, nasi shirataki juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi sembelit dan menjaga kesehatan usus karena kandungan seratnya yang tinggi. Tapi ingat, jangan konsumsi berlebihan lo!

Supaya manfaat nasi shirataki benar-benar didapat, cara masaknya pun mesti tepat

Cuci bersih beras shirataki dengan air mengalir sebanyak dua atau tiga kali.

Masukkan beras ke panci rice cooker kemudian tuang 2,5 gelas air matang ke dalam pancinya.

Masak seperti menanak nasi biasanya dan tunggu sampai matang.

Setelah matang, diamkan sekitar 5 sampai 10 menit dulu baru dikonsumsi. Kalau pengin digoreng, bisa dibumbui seperti nasi goreng biasa pada umumnya.

Terakhir yang mungkin membuatmu penasaran adalah pertanyaan,

“Nasi shirataki tahan berapa lama?”

Sama dengan nasi pada umumnya, nasi shirataki pun bisa tahan seharian. Tapi kalau pengin lebih enak makannya, dimasak mendadak saja supaya tetap terasa pulennya. Gimana, tertarik untuk mencoba nasi shirataki?

Untuk berbagai informasi dan tips seputar kesehatan, anda bisa langsung mengkunjungi situs https://keluargasehat.org.