Haid Tidak Teratur Ini Penjelasan Medis

Haid Tidak Teratur

Haid Tidak Teratur Ini Penjelasan Medis

Secara teori, menstruasi atau haid berlangsung tiap 28 hari sekali, walau ada yang bisa lebih cepat atau bisa lebih lama bahkan tidak teratur. Menstruasi biasanya berjalan sepanjang 3-7 hari dengan intensif yang beragam, dimulai dari enteng, sedang, sampai berat.

Baca Juga: Fungsi dan Sistem Peredaran darah

Tiap wanita, dapat alami haid tidak teratur, kadang disatu segi nampak normal, tetapi disamping yang lain ada banyak pemicu haid tidak teratur yang penting dicurigai. Berikut keterangan medisnya

Tiap wanita mempunyai transisi haid yang beragam. Beberapa bisa terus haid on time, sedang beberapa lainnya alami haid tidak teratur atau susah diprediksikan.

Haid tidak teratur ada beberapa jenisnya. Baik itu haid tiba telat atau begitu cepat, berjalan kelamaan atau begitu singkat, sampai pendarahan waktu haid semakin banyak atau semakin sedikit dari umumnya.

Umumnya, transisi haid rerata sekitar di antara 21–35 hari dengan lama perdarahan 2–8 hari. Pada umumnya, transisi haid jadi tidak teratur jika berlangsung kesetidakimbangan hormon estrogen dan progesteron.

Tapi, sudah pernahkah kamu alami menstruasi beberapa waktu sekali atau malah 2x dalam satu bulan? Kenapa transisi menstruasi jadi tidak teratur? Berikut keterangan ilmiahnya!

  1. Dikuasai oleh masalah tidur

Apa tidurmu amburadul belakangan ini? Bila iya, ini kemungkinan ialah fakta dibalik menstruasi yang tidak teratur. Tidur menolong mengeset suhu badan dan pastikan organ didalamnya berperan normal, sama seperti yang diutarakan oleh situs Insider.

Menurut studi yang dicatat oleh Kari Sveum dari Northwestern University di Chicago, Illinois, mengaitkan jika wanita dengan sindrom babak tidur terlambat memungkinkan alami transisi menstruasi yang tidak teratur dan tanda-tanda pramenstruasi.

Riset ini menyertakan 13 wanita dengan sindrom babak tidur terlambat dan 13 wanita sehat. Hasilnya, wanita dengan sindrom babak tidur terlambat 2x semakin banyak alami transisi menstruasi yang tidak teratur.

Disamping itu, 69 % dari wanita dengan sindrom babak tidur terlambat alami permasalahan pramenstruasi, seperti kram dan perombakan situasi hati. Pada barisan wanita sehat, cuman 16,67 % yang merasakannya.

  1. Kamu sedang depresi dan banyak pemikiran

Depresi dapat mempengaruhi beberapa hal, terhitung transisi menstruasi. Ini diterangkan dalam riset dengan judul “Faktors Associated with Menstrual Cycle Irregularity and Menopause” yang diedarkan di jurnal BMC Women’s Health di tahun 2018.

Merujuk pada studi itu, haid tidak teratur dihubungkan dengan beberapa factor, seperti depresi, kegemukan, dan merokok. Di lain sisi, waktu depresi bertambah, ada peluang masa menstruasi stop untuk sebentar. Keadaan ini dikenali selaku amenore sekunder.

Dikutip dari situs Everyday Health, depresi dapat mendesak peranan hipotalamus, yang mengatur kelenjar pituitari. Ini ialah kelenjar khusus badan yang mengatur kelenjar tiroid, adrenal, dan ovarium. Semua bekerja bersama untuk mengendalikan hormon.

Disfungsi ovarium dapat menyebabkan permasalahan pada produksi estrogen, ovulasi, atau proses reproduksi yang lain. Jika ovarium tidak berperan secara baik, efeknya ialah menstruasi lewatkan atau transisi haid tidak teratur.

  1. Berlangsung pengurangan atau kenaikan berat tubuh secara mendadak

Menurut UC Riverside Health, ovarium dan sel lemak di semua badan menghasilkan estrogen. Hingga, kenaikan atau pengurangan berat tubuh dalam sekejap dapat mengacau transisi menstruasi.

Faktanya, dalam studi yang diterbitkan di Endocrinology and Metabolism Journal di tahun 2017, mendapati jalinan di antara ketidakteraturan menstruasi dengan pengurangan atau peningkatan berat tubuh. Studi ini menyertakan 4.621 wanita berumur 19-54 tahun.

  1. Ada perombakan pada rutinitas olahraga

Dr. Rose E. Frisch dari Harvard School of Public Health menerangkan jika keseluruhan masa ovulasi dalam kehidupan terkait langsung dengan liabilitasnya pada kanker. Menurut dia, estrogen (hormon yang mengatur transisi reproduksi) jadi kurang aktif pada wanita muda yang olahraga begitu keras.

“Latihan keras ‘mematikan transisi menstruasi’ dan mengakibatkan kemandulan sesaat,” bebernya pada The New York Times.

Selanjutnya, menarche (permulaan menstruasi) kerap terlambat dan menstruasi selanjutnya jadi tidak teratur pada mereka yang olahraga berat. Atas landasan itu, lebih disarankan untuk olahraga dengan intensif enteng atau sedang, tapi frekwensinya seringkali.

  1. Kontrasepsi genting kemungkinan mengakibatkan telat menstruasi

Kontrasepsi genting atau morning-after pill digunakan selaku perlakuan penjagaan sesudah berhubungan seksual tiada kondom. Princeton memberikan laporan beberapa riset yang memperlihatkan perombakan transisi menstruasi sesudah wanita menggunakan kontrasepsi genting.

Dalam studi itu, wanita yang memakai kontrasepsi genting jumlah penuh (1,5 mg levonorgestrel) memperoleh menstruasi bisa lebih cepat dibanding wanita yang tidak memakai pil. Disamping itu, makin awalnya pil dimakan, makin cepat menstruasi tiba.

  1. Ada perombakan pada tiroid

Tiroid ialah kelenjar berupa kupu-kupu yang berada di pangkal leher. Manfaatnya ialah mengendalikan metabolisme dan temperatur badan. Tapi, transisi menstruasi dapat dipengaruhi bila tiroid menghasilkan begitu sedikit atau kebanyakan hormon, situs Insider menjelaskan.

Merujuk pada studi dengan judul “Disturbances of Menstruation in Thyroid Disease” yang diterbitkan di Annals of the New York Academy of Sciences, hipotiroidisme dan hipertiroidisme bisa mengakibatkan masalah menstruasi. Disebutkan jika 21,5 % dari 214 pasien alami masalah dalam transisi menstruasi.

  1. Kemungkinan, kamu menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Bila seorang menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS), kadang sel telur tidak berkembang sama agenda. Keadaan ini mengakibatkan kesetidakimbangan hormon dan berpengaruh langsung pada ovarium. Akhirnya, ovulasi dan haid terlambat.

Di lain sisi, PCOS dapat dikenal dari penipisan rambut, jerawat, dan kenaikan berat tubuh. Untuk penyembuhan, dokter umumnya memberi pil yang memiliki kandungan estrogen dan progestin untuk mengendalikan estrogen dan turunkan produksi androgen, situs Mayo Clinic mengutarakan.

  1. Bisa saja sebab penyakit radang panggul

The last one, transisi menstruasi dapat dikuasai oleh penyakit radang panggul. Penyakit ini berlangsung waktu bakteri masuk di dalam vagina dan leher kandungan. Waktu infeksi menebar ke beberapa sel kandungan, permasalahan menstruasi dapat berlangsung.

The Office on Women’s Health memberikan transisi menstruasi tidak teratur atau telat menstruasi selaku salah satunya tanda-tanda penyakit radang panggul. Tanda-tanda yang lain ikut mengikuti adalah demam, ngilu panggul, dan ngilu waktu berhubungan seksual.

Apa yang berlangsung bila penyakit ini tidak diobati? Dikutip situs Insider, kompleksitas serius dapat berlangsung, seperti muncul jaringan parut pada tuba falopi dan infertilitas.

Sinyal Bahaya Haid Tidak Teratur

Karenanya, penting untuk menulis transisi haid Anda secara teratur, agar mengenali skema haid yang normal. Tanyakan sama dokter jika transisi haid berbeda dibarengi pertanda selaku berikut ini:

  • Tidak haid lebih dari tiga bulan dan Anda tidak hamil.
  • Haid jadi tidak teratur sesudah demikian lama teratur.
  • Perdarahan haid lebih dari tujuh hari.
  • Darah haid lebih beberapa dari umumnya yang diikuti dengan menukar pembalut tiap 1–2 jam sekali.
  • Siklus haid kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  • Terjadi perdarahan antara dua transisi haid.
  • Mengalami ngilu perut bawah yang paling luar biasa sepanjang haid.

Umumnya, haid yang tidak teratur bisa ditangani dengan kontrasepsi oral atau pil KB. Akan tetapi, tidak seluruhnya wanita pas dengan therapy itu. Langkah awal untuk menangani haid yang tidak teratur ialah cari pemicu intinya. Dengan begitu, pengatasannya makin lebih terukur dan pas target.

Nah, itu keterangan klinis kenapa menstruasi tidak teratur. Bila kamu merasakannya, tidak boleh sangsi untuk memeriksa diri ke dokter!